Rangkuman Kajian Bahtera Keluarga Di Masjid Istiqlal Jakarta Ahad, 29 Rabiul Akhir/ 6 Jan 2019

keluarga muslim

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد :

Rangkuman Kajian Bahtera Keluarga
Di Masjid Istiqlal Jakarta
Ahad, 29 Rabiul Akhir/ 6 Jan 2019

Bismillah

*Mencari rezeki yang halal*

Ustadz Dr. Erwandi Tarmidzi, Lc, M.A.

* Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya dan kaum mukminin utk mencari harta yang halal dan dilarang mencarinya dengan cara yang haram (riba).

* Jika harta didapat dengan cara yang haram maka akan menjadi sumber malapetaka.

* Dianjurkan di rumah kita untuk membaca Surat Al Baqarah, di dalam surat tersebut Allah mengancam pelaku riba. Rumah yang didapat dengan cara riba dan kendaraan yang didapat dengan cara riba, maka akan mengantarkan kita dengan azab Allah.

* Harta akan mengantarkan pelakunya pada derajat yg tinggi di sisi Allah.

Contohnya harta para sahabat Rasulullah yg digunakan di jalan Allah maka akan menaikkan derajat mereka di sisi Allah.

* Allah memberikan kesempatan pada kita untuk bertanya jika ada perkara yang tidak kita ketahui hukumnya.

Beginilah seorang Muslim menghadapi kehidupannya.  Bukan langsung masuk ke dalam kegiatan, tapi harus mencari tau dahulu hukumnya. Sedari dini kita diajarkan mana yang Allah halalkan dan mana yang Allah haramkan dalam mencari harta di sisi Allah. Mereka tidak perlu khawatir mencari harta yang haram, dan meninggalkan keluarga tanpa harta.

*Sebab- sebab Kebahagiaan Keluarga*

Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, MA

Beda kelezatan dunia dan kebahagiaan dunia :

* Kelezatan bisa didapat oleh siapa saja termasuk orang kafir, misal: berzina, minum khomer, transaksi riba, judi atau bermusik.

* Sedangkan kebahagiaan tidak bisa didapat oleh orang kafir dan orang tidak beriman.

* Buktinya orang-orang kafir atau pejabat yang terkenal dan justru berkelimangan harta di akhir kehidupannya tidak bahagia bahkan, banyak diantara mereka bunuh diri.

* Kebahagiaan ada di hati manusia, dengan merasa dekat dengan Allah.

Sebagaimana Mukmin berdoa : *Ya Muqolibal Muluk Tsabit Qolbi Alaa Dinik (Ya Allah teguhkanlah hatiku atas agamamu).* Mukmin menyadari bahwa jika mereka ingin bahagia maka harus dekat dengan Allah.

Dalil-dalil banyak datang bahwa *kebahagiaan berbanding lurus dengan kesolehan.* Bahwasannya *di dunia itu banyak surga, barang siapa yang banyak menikmati kelezatan dunia mereka tidak bisa merasakan kebahagiaan akhirat.*

Rasulullah bersabda bahwa kebahagiaan ada 4 :
1) istri/wanita solehah
2) harta
3) kendaraan yg enak dipakai
4) tetangga yg soleh.

Barangsiapa mempunyai istri yang solehah maka dia sangat berbahagia di dunia. Rasulullah bersabda :

*”Engkau lihat dia, engkau senang memandangnya. Jika engkau tidak di rumah, engkau merasa aman. Dan kau juga percaya dengan harta di rumahmu.”*

*Semakin tinggi tingkat kesolehan seseorang, maka semakin bahagia kehidupannya.* Seorang suami membangunkan istrinya bangun sholat malam, sang istri pun sholat. Maka jika suami istri sholat malam bersama maka lengkaplah kebahagiaan mereka. *Kerja sama suami istri contoh lainnya adalah dalam mendidik anak, dengan belajar bersama mengkaji agama.*

*Untuk meraih kebahagiaan seseorang harus berdoa.*

Ajari anak-anak berdoa, mendoakan kedua orang tuanya, ajari anak-anak mendoakan kakak/adiknya. Maka timbul kecintaan dalam keluarganya. Karena kalau tidak berdoa setan akan mudah masuk dalam keluarga kita dan besertalah setan dalam harta, anak-anak.

Diantara *sumber kebahagiaan adalah Al Quran nul-Karim.*

*Al Quran adalah sumber kebahagiaan.* Maka tekankan kepada anak-anak kita agar sering membaca Al Quran. Nabi mengatakan seseorang bersama agama sahabatnya. Di jaman sekarang orang lebih dekat dengan HP.

*Hak-hak pasangan harus ditunaikan.* Orang tua harus mengajarkan akhlak yg mulia pada anak-anak. Istri yg solehah penghuni surga mudah minta maaf, datang kepada suaminya meminta maaf pada suaminya.

*Baiti Jannati*

*Ustadz Syafieq Riza Basalamah, Lc, M.A.*

*Salah satu ciri istri solehah, kalau suaminya kerja tidak/jangan ditanya “dari mana”, tapi tanyalah ia “mau apa”.*
Ada sebuah modal utama untuk memperbaiki keluarga. Istri yang menginginkan suami yang soleh, anak-anak yang menjadi qurotta ayyun. Jika seseorang mencintai keluarganya maka ia akan rela berkorban jiwa dan hartanya.

*Allah memerintahkan kita menyelamatkan diri kita dan keluarga kita dari api neraka.* Ajarkan *adab, etika dan ilmu pada anak-anak kita. Kenalkan Allah pd anak-anak kita.*

Allah mengirim Nabi Musa dan Nabi Khidir _’alaihimaassalaam_ untuk memperbaiki sebuah bangunan. Bangunan ini milik dua anak yatim. Ada harta tersimpan didalamnya. Allah ingin agar harta itu tidak diambil oleh orang lain. Dua anak itu bapaknya adalah orang soleh.

*Jika ingin mengasuransikan anak kita, maka asuransikan pada Allah.* Berusahalah untuk mencintai ibu dari anak-anak kita. Jangan menelantarkan istri. Para lelaki adalah pemimpin-pemimpin atas kaum wanita.

Kenapa lelaki menjadi pemimpin ? Karena :
1) fitrah laki-laki terlahir sebagai pemimpin
2) suami memberi nafkah pada istri

*Suami diwajibkan memberi nafkah pada istri. Jika ada suami yg tidak memberi nafkah pada istri maka kepemimpinan dia akan pincang. Jangan pernah bosan mendidik istri dan keluarga.*

Semoga bermanfaat ~

Editor : _@Athiek_